| Tingkat Kehadiran Pemilih Dalam Pilpres 2009 Tinggi |
|
|
|
| Ditulis oleh Media Center | |||
| Rabu, 08 Juli 2009 14:35 | |||
|
Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Majidun mengatakan kekhawatiran banyak pihak akan terjadinya peledakan pemilih tambahan dengan diberlakukannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa berbekal Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilih bisa memberikan hak suaranya di TPS, tidak terbukti. Dari pantauan KPU Kabupaten Magelang bersama Bupati Singgih Sanyoto, Wakil Bupati Zaenal Arifin dan jajaran muspida , pada hari pelaksanaan pemungutan suara, Rabu (8/7) ke beberapa TPS di Kecamatan Salaman, Kecamatan Tempuran, dan Kecamatan Mertoyudan, jumlah pemilih tambahan yang menggunakan KTP sangat kecil jumlahnya. Di TPS 7 Desa Ngadirejo Kecamatan Salaman, hingga pukul 10.30 WIB hanya tercatat satu pemilih yang mendaftar dengan KTP.Sementara di TPS 2 Desa Tanggulrejo Kecamatan Tempuran dan TPS 11 Desa Banjarnegoro Kecamatan Mertoyudan, pukul 12.00 WIB, sama sekali tidak ada pemilih yang mendaftar menggunakan KTP. Data sementara berdasarkan laporan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK), Rabu (8/7) pukul 13.00 WIB di Kecamatan Borobudur baru ada 4 pemilih tambahan, 5 orang di Kecamatan Tempuran, dan Kecamatan Salaman baru diketahui ada 4 pemilih. Dijelaskan Ahmad Majidun, dari pantauan tersebut tingkat kehadiran pemilih di TPS juga bisa dikatakan tinggi, melampoi angka kehadiran pada saat pemilihan umum legislatif, 9 April 2009 lalu. “Sebagai contoh, di TPS 11 Banjarnegoro Mertoyudan tadi, pada pukul 12.00 WIB tingkat kehadiran pemilih sudah hampir 85 persen dari 464 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS itu “, Tandasnya. Ditambahkannya , secara umum pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden 2009 di Kabupaten Magelang berjalan lancar, aman dan kondusif. Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa , Politik dan Penanggulangan Bencana (Kesbangpol dan PB), Edy Susanto. “Pelaksanaan pemilu presiden kali ini bisa dikatakan berjalan aman dan lancar . Di Kabupaten Magelang juga sama sekali tidak ada TPS rawan. Kalaupun masuk kategori rawan dikarenakan lokasinya yang memang sangat jauh dari ibukota kabupaten”, Pungkasnya.(***)
|
|||
| LAST_UPDATED2 |












