| Tahapan Sosialisasi Singkat Dana Terbatas |
|
|
|
| Sabtu, 28 Februari 2009 11:57 | |
|
Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Majidun, menyatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar semua lapisan masyarakat mendapatkan informasi tentang tata cara menggunakan hak suara secara sah dan benar dalam pemilihan umum legislatif maupun pemilihan presiden nanti.. Ini terkait perubahan cara, semula mencoblos menjadi mencentang. “Bagi kami ini tantangan tersendiri, mengingat waktu sosialisasi pemilu saat ini cukup singkat , dana juga terbatas”, Katanya. Guna memaksimalkan sosialisasi pemilihan umum itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah. Tahap pertama, dilakukan sosialisasi kepada seluruh badan penyelenggara pemilihan umum di tingkat kecamatan. . “Kami juga telah mengundang seluruh ketua Panitia pemilihan Kecamatan (PPK) beserta sekretaris,juga divisi pemungutan suara , untuk mengikuti bimbingan teknis (bintek) pemungutan dan penghitungan suara, Senin (2/3) pekan depan ini”,Ujar Ahmad Majidun. Sementara dari data yang ada, untuk enam wilayah kecamatan di Kabupaten Magelang, , rencana pelaksanaan sosialisasi bersama pemerintah daerah, disebutkan, Kecamatan Mungkid dijadwalkan Kamis (12/3), Kecamatan Muntilan, Sabtu (14/3), Kecamatan Pakis jatuh hari Senin (16/3), Kecamatan Secang, Selasa (17/3), Kecamatan Bandongan , Rabu (18/3) dan terakhr di Kecamatan Salaman, sesuai jadwal pada hari Kamis (19/3). Materi Sosialisasi itu meliputi tujuan pemilu, para peserta pemilu, waktu pelaksanaan pemilu serta tata cara menggunakan hak suaran secara benar dan sah. Selama Maret 2009, sosialisasi kepada para kepala desa akan segera dilaksanakan. Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana (Kesbangpol dan PB), Bagian Tata Pemerintahan , Bagian Hukum,Bagian Humas dan Protokol bersama KPU Kabupaten Magelang telah siap bersinergi menyukseskan sosialisasi pemilu kali ini. Selain melalui jalur struktural diatas, untuk program sosialisasi lebih luas, KPU juga menggandeng sejumlah organisasi sosial (ormas),perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah.”Diharapkan semua lapisan masyarakat mendapatkan informasi tentang pemilu secara mudah, tanpa terkecuali”, ujarnya. Menanggapi sosialisasi khusus pemilih pemula, Ahmad Majidun berpendapat, pemilu tahun 2009 ini semua pemegang hak suara adalah pemilih pemula. Ini terkait perubahan cara memberikan hak suara dengan cara mencentang menggunakan alat tulis khusus berupa ballpoint dengan tinta warna merah yang di desain secara khusus agat tidak mudah diduplikasi pihak -pihak tidak bertanggung jawab. Cara ini tentu menjadi hal baru , karena selama ini pemilihan umum di Indonesia telah identik dengan mencoblos.(***)
|
|
| LAST_UPDATED2 |













