Login Anggota

Online

Kami memiliki 2 Tamu online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini70
mod_vvisit_counterKemarin619
mod_vvisit_counterMinggu ini689
mod_vvisit_counterBulan ini4176
mod_vvisit_counterTotal40787


Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Untuk Tempat Kampanye PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Rabu, 03 Juni 2009 11:47

Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_Pondok pesantren dan panti asuhan bukan termasuk kategori tempat terlarang untuk kampanye pemilu presiden dan wakil presiden.

Dua tempat ini sangat memungkinkan bila digunakan untuk kampanye, misalkan dalam bentuk anjangsana. Tidak mungkin kita melarang,meski dalan kunjungan itu ada selipan materi kampanye ”, kata Afifudin ,Ketua Panwaslu Kabupaten Magelang, dalam forum rakor KPU bersama instansi terkait membahas tempat atau lokasi kampanye , di Pendopo KPU,Rabu (3/5).

Dia meminta KPU Kabupaten Magelang memperbaiki data daftar lokasi kampanye yang dilarang dan diperbolehkan untuk tempat kampanye pilpres, khususnya wilayah Kecamatan Kajoran yang melarang panti asuhan dan pondok pesantren digunakan sebagai tempat kampanye.

Afifudin justru mempertanyakan ketika aula balai desa justru diperbolehkan untuk tempat kampanye, padahal sesuai ketentuan semua fasilitas pemerintah dilarang digunakan sebagai tempat kampanye kecuali memang itu disewakan untuk umum.

Menanggapi hal itu, Reni Puji Astuti, anggota KPU Divisi Pencalonan dan Kampanye menjelaskan untuk Kecamatan Kajoran , dua tempat itu dilarang atas masukan dari pihak kecamatan.

Namun bila hal itu justru menyalahi ketentuan, maka tidak akan diberlakukan. “Dengan demikian, semua ketentuan boleh atau tidaknya sebuah lokasi dijadikan tempat kampanye , akan dberlakukan di seluruh wilayah Kabupaten Magelang”,Jawab Reni.

Rakor yang dipimpin Ari Wibowo, anggota KPU Divisi Hukum dan Hubungan Antar Lembaga itu, juga diikuti sejumlah instansi terkait , antara lain, Kantor Kesbanglinmas dan PB, Satpol PP, Bagian Tata Pemerintahan Setkab Magelang, Polres Magelang serta Kodim.(***)

 
LPPDK Mulai Diumumkan Ke Publik PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Rabu, 03 Juni 2009 11:45

Kota Mungkid, kpukabmagelang.com_ Hari ini Rabu, (3/6) Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye Parpol (LPPDKP) yang telah selesai diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP) akan diumumkan kepada publik.

Ali Wafa, anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Keuangan dan Logistik mengatakan pengumuman hasil audit KAP terhadap 26 LPPDK parpol peserta pemilu di Kabupaten Magelang ini mengacu UU No 10 Tahun 2008 pasal 135 (5) menyebutkan, KPU, KPU propinsi,KPU kabupaten/kota mengumumkan hasil pemeriksaan dana kampanye kepada publik paling lambat 10 (sepuluh ) hari setelah diterimanya laporan hasil pemeriksaaan tersebut dari KAP yang telah ditunjuk.

Mulai hari ini, Kata Ali, LPPDK 26 partai politik itu akan ditempelkan di papan pengumuman KPU dan di Media Center ,sehingga bisa diakses masyarakat umum.

Tujuan diumumkam ke publik, menurut Ali Wafa, sebagai bentuk transparansi, agar masyarakat mengetahui sumber dan penggunaan dana kampanye parpol peserta pemilu, sudah sesuai undang-undang atau belum.

Untuk Kabupaten Magelang, dari 26 parpol peserta pemilu, hanya parpol yang mempunyai caleg atau yang memperoleh kursi di DPRD saja yang dapat dikatakan taat , memenuhi segala ketentuan yang berlaku, mulai dari penyerahan laporan awal dana kampanye beserta rekening khusus, serta menyerahan LPPDKnya kepada KAP yang telah ditunjuk.(***)


 
Tiga Pasangan Capres Daftarkan Tim Kampanyenya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Selasa, 02 Juni 2009 15:06

Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_ Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden, Selasa (2/6) sudah menyerahkan daftar tim kampanye tingkat Kabupaten Magelang kepada KPU Kabupaten Magelang.

Reni Puji Astuti, anggota KPU Divisi Pencalonan dan Kampanye menjelaskan, dua tim kampanye sudah menyerahkan daftar tim sukses atau tim kampanyenya pada H-1 pelaksanaan kampanye , Senin (1/6) kemarin, yakni tim kampanye dari pasangan calon presiden Megawati-Prabowo dan SBY- Boediyono.

Sementara itu tim kampanye tingkat kabupaten dari pasangan calon presiden JK- Wiranto baru diterima hari ini, Selasa (2/6).” Soal keterlambatan pendaftaran tim kampanye ditingkat kabupaten, dapat dimaklumi, mengingat tahapan masa kampanye mengalami perubahan sesuai peraturan KPU No 45 tahun 2009 “, Kata Reni.

Dijelaskan lebih lanjut, jadwal kampanye tiga pasangan calon calon presiden dan wakil presiden dalam bentuk non rapat umum mulai dijadwalkan Selasa (2/6) hingga Rabu (10/6). Kampanye non rapat umum ini sesuai SK KPU NO 966 tahun 2009,harus berakhir pada pukul 00.00 WIB.

Untuk kampanye rapat umum dimulai Kamis (11/6) hingga Sabtu (4/7). Kampanye ini harus berakhir pada pukul 18.00 WIB. Tempat atau lokasi kampanye sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing daerah sesuai tingkatan masing-masing.

Untuk Kabupaten Magelang, penentuan tempat atau lokasi kampanye baru akan ditentukan dalam rakor besuk, Rabu (3/6),antara KPU bersama seluruh instansi terkait, di Pendopo KPU ”, Ungkap Reni kembali.

Tim kampanye pasangan capres SBY-Boediyono, untuk tingkat Kabupaten Magelang,diketuai Sad Priyo Putro, Ketua DPC Partai Demokrat. Dalam susunan kepengurusan, selain Partai Demokrat tim ini juga berisi sejumlah personil dari PAN,PKB, PBB,PPRN, Patriot, RepublikaN dan PPP, PMB serta PKS, sebagai partai yang turut mengusung pasangan capres incumbent ini.

Pasangan capres Mega - Pro yang diusung PDIP dan Gerindra, tim kampanyenya diketuai Bupati Magelang, Singgih Sanyoto, yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Magelang, duduk sebagai wakil ketua tim kampanye, Yanto Badrun, Ketua DPC Gerindra.

Sementara Tim kampanye JK- Win , diketuai HAN Bintoro yang juga ketua DPC Golkar Kabupaten Magelang dan wakil ketua tim kampanye,Budi Hartanto , Ketua DPC Partai Hanura.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten ,Ahmad Majidun mengatakan, untuk jadwal pelaksanaan kampanye rapat umum nanti, pasangan calon presiden dan wakil presiden yang pada hari itu tidak dijadwalkan melakukan kampanye rapat umum, dapat melakukan kampanye dalam bentuk non rapat umum.(***)

 

 


LAST_UPDATED2
 
PPK Keluhkan Produk Hukum Pemilu PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Senin, 01 Juni 2009 11:25

Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_ Sekretaris KPU Propinsi Jawa Tengah,Drs Djoko Sutiono, mengungkapkan logistik untuk pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden, baru sampai pada tahap persiapan pengadaan . Awal Juni 2009 besuk baru akan diumumkam adanya pelelangan pengadaan logistik itu kepada publik.

Nilai pengadaaan logistik untuk Propinsi Jawa Tengah sekitar Rp.1 Miliar lebih. Nilai itu lebih kecil dari pengadaan logistik untuk pemilu legislatif lalu yang mencapai Rp. 5 Miliar ”, Kata Djoko, seusai melantik enam pejabat struktural dari 4 sekretariat KPU Kabupaten/Kota,masing-masing Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kudus, Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, di Pendopo KPU Kabupaten Magelang, Selasa (26/5).

Dijelaskannya,pelelangan pengadaaan logistik itu terdiri 3 paket, masing-masing paket formulir,paket perlengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS), serta paket sampul dan tanda pengenal untuk penyelenggara pemilu.

Syarat umum untuk rekanan, Kata Djoko, terutama rekanan dari perusahaan percetakan adalah memiliki mesin cetak web dan pengeset-an minimal 4 buah, memiliki gudang penyimpanan , serta persediaan bahan baku yang cukup.

Prioritas daerah sulit

Menyinggung perihal pendistribusian logistik pemilu presiden dan wakil presiden 8 Juli nanti, kata Djoko, pihaknya akan lebih memprioritaskan untuk daerah sulit terlebih dahulu. “Nanti logistik yang sudah siap dikirim, akan diprioritaskan untuk daerah sulit seperti Pulau Kampung Laut Cilacap, dan Pulau Karimunjawa di Jepara “,Ungkapnya.

Dua daerah itu merupakan daerah dengan jarak jangkauan panjang, perlu waktu berjam-jam, disamping itu juga sarana tranportasi yang tidak setiap hari ada menjangkau dua daerah itu.

Untuk mengantisipasi pengiriman logistik terkait masih tingginya curah hujan akhir-akhir ini,pengepakan logistik akan lebih teliti lagi dan lebih rapi sehingga tidak mudah rusak bila terkena air hujan. “Kalaupun ada satu atau dua yang rusak masih dalam batas wajar”, Pungkasnya.

Sementara itu, enam pejabat struktural yang dilantik Sekretaris KPU Propinsi Jawa Tengah, Drs Djoko Setiono,antara lain, Nur Udji Darminto SH, sebagai Pj. Sekretaris KPU Kabupaten Kudus, menggantikan Drs Antonius Agoes Triko Irianto, Msi yang telah memasuki masa pensiun, Banu Sutiaryono,SH sebagai Pj.Sekretaris Kabupaten Magelang. Supriyatno sebagai Pj.Kasubag Program dan Data serta Kukuh Jatwati, sebagai Pj.Kasubag Teknis Pemilu dan Hupmas, keduanya dari Sekretariat KPU Kota Magelang. Lilik Budiyono, Ssos sebagai Kasubag Teknis Pemilu dan Hupmas,serta Handoyo, Ssos, sebagai Kasubag Umum, keduanya dari Sekretariat KPU Kabupaten Kebumen.(***)


 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 6 dari 25