Login Anggota

Online

Kami memiliki 2 Tamu online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini66
mod_vvisit_counterKemarin619
mod_vvisit_counterMinggu ini685
mod_vvisit_counterBulan ini4172
mod_vvisit_counterTotal40782


Tingkat Partisipasi Pemilih Jawa Tengah 75 - 80 persen PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Jumat, 10 Juli 2009 16:41

Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_ Ketua KPU Propinsi Jawa Tengah, Ida Budhiati , mengatakan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu presiden dan wakil presiden 2009 di Propinsi Jawa Tengah meningkat dibanding pada pemilu legislatif 9 April 2009 lalu.

Tingkat partisipasi dalam pilpres meningkat pada kisaran 75 sampai dengan 80 persen. Pada pemilu legslatif lalu hanya 71 persen. Rata-ata di dibeberapa daerah tingkat partisipasi bisa maksimal hingga 80 persen seperti di Kudus, Purworejo dan Kabupaten Magelang”, Kata Ida Budhiati saat melakukan kunjungan kerja memantau pelaksanaan pleno penghitungan suara pemilu presiden 2009 di Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, Jumat (10/7).

Menanggapi diberlakukannya putusan Mahkamah Konstitusi yang memperbolehkan pemilih memberikan hak suaranya hanya dengan menggunakan KTP dan KK, Ida mengatakan penambahan pemilih tambahan jumlahnya tidak terlalu signifikan.

Jumlahnya sangat kecil, saya baru berkunjung ke Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang, jumlah pemilih tambahan itu tidak signifikan. Jumlah riilnya masih menunggu pleno penghitungan suara ”, Katanya lagi.

Terkait pemilu presiden yang kemungkinan besar hanya satu putaran, Ida mengatakan untuk putaran pertama anggaran yang terpakai sekitar Rp.105 Miliar. “Jumlah itu baru internal KPU Propinsi, untuk pengadaan kelengkapan TPS, itu belum termasuk akumulasi anggaran dari seluruh KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah”, Ujarnya

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Magelang,Ahmad Majidun, mengatakan hingga Jumat (10/7) pukul 16.00 WIB, Baru Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tempuran yang telah menyelesaikan pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu presiden .

Selain Tempuran, 13 PPK juga telah melakukan pleno rekapitulasi penghitungan suara, yakni Salaman, Borobudur, Dukun, Mungkid, Srumbung, Sawangan, Muntilan, Kajoran, Bandongan, Candimulyo, Ngablak, Grabag dan Tegalrejo.

Sementara 7 PPK lainnya masing-masing, PPK Mertoyudan,Ngluwar, Salam, Kaliangkrik, Secang dan Windusari, baru akan menyelenggarakan pleno rekapitulasi penghitungan suara pada hari Sabtu (11/7) besuk.(***)

 


 

 
Tingkat Kehadiran Pemilih Dalam Pilpres 2009 Tinggi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Rabu, 08 Juli 2009 14:35

Kota Mungkid,kpukabmagelang.com_Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Majidun mengatakan kekhawatiran banyak pihak akan terjadinya peledakan pemilih tambahan dengan diberlakukannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa berbekal Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilih bisa memberikan hak suaranya di TPS, tidak terbukti.

Dari pantauan KPU Kabupaten Magelang bersama Bupati Singgih Sanyoto, Wakil Bupati Zaenal Arifin dan jajaran muspida , pada hari pelaksanaan pemungutan suara, Rabu (8/7) ke beberapa TPS di Kecamatan Salaman, Kecamatan Tempuran, dan Kecamatan Mertoyudan, jumlah pemilih tambahan yang menggunakan KTP sangat kecil jumlahnya.

Di TPS 7 Desa Ngadirejo Kecamatan Salaman, hingga pukul 10.30 WIB hanya tercatat satu pemilih yang mendaftar dengan KTP.Sementara di TPS 2 Desa Tanggulrejo Kecamatan Tempuran dan TPS 11 Desa Banjarnegoro Kecamatan Mertoyudan, pukul 12.00 WIB, sama sekali tidak ada pemilih yang mendaftar menggunakan KTP.

Data sementara berdasarkan laporan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK), Rabu (8/7) pukul 13.00 WIB di Kecamatan Borobudur baru ada 4 pemilih tambahan, 5 orang di Kecamatan Tempuran, dan Kecamatan Salaman baru diketahui ada 4 pemilih.

Dijelaskan Ahmad Majidun, dari pantauan tersebut tingkat kehadiran pemilih di TPS juga bisa dikatakan tinggi, melampoi angka kehadiran pada saat pemilihan umum legislatif, 9 April 2009 lalu.

Sebagai contoh, di TPS 11 Banjarnegoro Mertoyudan tadi, pada pukul 12.00 WIB tingkat kehadiran pemilih sudah hampir 85 persen dari 464 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS itu “, Tandasnya.

Ditambahkannya , secara umum pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden 2009 di Kabupaten Magelang berjalan lancar, aman dan kondusif.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa , Politik  dan Penanggulangan Bencana (Kesbangpol dan PB), Edy Susanto.

Pelaksanaan pemilu presiden kali ini bisa dikatakan berjalan aman dan lancar . Di Kabupaten Magelang juga sama sekali tidak ada TPS rawan. Kalaupun masuk kategori rawan dikarenakan lokasinya yang memang sangat jauh dari ibukota kabupaten”, Pungkasnya.(***)



LAST_UPDATED2
 
KPU Yakin Tidak Akan Terjadi Peledakan Pemilih Tambahan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Media Center   
Selasa, 07 Juli 2009 11:40